Setengah harian di pustaka, tulang serasa dicopot satu per satu …
Lelah kudrat!!!
Pulang - pulang ba'da maghrib langsung makan.
Tiba - tiba adek2 asrama ngetuk2 pintu.
Mereka baru pulang dari kampus, habis Latihan Kepemimpinan.
Melapor dengan wajah nelangsa.
"teteh, ada anak baru yang nempatin kamar kami ya teh?
Tiba - tiba semuanya sudah rapi dan barang - barang kami entah dibawa kemana ga tahu."
Tampang si adek sungguh memelas. Pastinya mereka ini capek juga secapek saya menghadapi hari ini.
"loh kok bisa????" saya bingung karena biasanya kalau ada anak baru masuk atau pindah kamar, mestinya melapor (kamar yang dimaksud kamar No. 1, diujung dekat tangga)
"iya the .. Handphone pada ilang semua … " tampang mereka benar2 kusut dan bikin iba!
Saya dan Lidya menduga - duga,
"apa anak Malaysia yang udah datang?"
"atau ada yang sudah mindahin barang ke lantai atas??"
"ya sudah! Mari kita cek!"
...rupanya ……..
"teteh..
Maaf teh … kami salah kamar! (rupanya mereka salah arah. kamar yang tadinya dituju adalah kamar 24 di lorong Arah Barat, mestinya mereka menuju lorong arah Timur)"
Yang kami ga habis pikir, mereka 'kan ada berempat, kok bisa sama2 ga nyadar ya???
Ada lagi yang kelewat turun tangga. Maunya ke lantai dua malah nyampe ke lantai dasar.
Pas disapa "eh de, mau kemana?" dianya diam, tetap menuruni tangga dengan khusyu' baru setelah itu cengengas cengenges naik tangga lagi.
Entah ngelamun apa tadi :D
Wkwkwkk.. At least We loud of laugh this night after working hard today. Ada - ada saja cara Allah menghibur kita!